Penerbitan buku untuk guru adalah layanan yang membantu guru mengubah pengalaman mengajar atau bahan ajar menjadi buku ber-ISBN. Prosesnya mencakup penyuntingan, layout, sampul, dan ISBN. Angka kredit guru PNS kini berbasis kinerja.
Banyak guru punya pengalaman mengajar yang layak dibagikan. Namun, waktu menulis dan urusan penerbitan sering menjadi hambatan. Karena itu, penerbitan buku untuk guru membantu Anda menyiapkan naskah, ISBN, dan file cetak dengan alur yang jelas.
Artikel ini juga menjelaskan aturan angka kredit guru yang terbaru. Kami membahas jenis buku yang bisa mendapat ISBN, dokumen yang perlu disiapkan, dan faktor biaya. Dengan begitu, Anda dapat memutuskan langkah berikutnya dengan tepat.
Apa Itu Penerbitan Buku untuk Guru?
Penerbitan buku untuk guru adalah layanan pendampingan yang mengubah naskah guru menjadi buku terbit. Guru dapat menerbitkan buku pengayaan, buku praktik baik, buku cerita anak, buku motivasi, atau bahan ajar populer. Penerbit membantu penyuntingan, tata letak, sampul, dan pengajuan ISBN.
Belum punya naskah? Pelajari dulu cara membuat buku bahan ajar dan cara membuat buku pelajaran.
Apakah Buku Guru Masih Dihitung sebagai Angka Kredit?
Untuk PNS guru, aturan terbaru tidak lagi menghitung buku sebagai komponen angka kredit seperti pada skema lama. Karena itu, kami tidak menjanjikan bahwa buku akan menaikkan pangkat Anda.
Berikut gambaran perubahannya:
- Pada skema lama, buku pelajaran ber-ISBN termasuk publikasi ilmiah yang bernilai angka kredit.
- Sejak PermenPANRB Nomor 1 Tahun 2023, angka kredit pejabat fungsional berasal dari konversi predikat kinerja.
- Jabatan fungsional guru kini diatur PermenPANRB Nomor 21 Tahun 2024, yang menggantikan PermenPAN-RB Nomor 16 Tahun 2009.
- Kenaikan jenjang memerlukan angka kredit kumulatif, uji kompetensi, dan predikat kinerja minimal baik.
- Panduan penetapan angka kredit guru dapat Anda baca di situs Kemendikdasmen.
Ketentuan bisa berbeda untuk guru non-PNS atau guru yayasan. Karena itu, cek dulu ke dinas pendidikan, BKD, atau yayasan Anda. Penjelasan ini bukan nasihat kepegawaian.
Mengapa Guru Tetap Menerbitkan Buku?
Guru tetap menerbitkan buku karena buku punya manfaat profesional di luar angka kredit. Beberapa alasannya sebagai berikut:
- mendokumentasikan praktik mengajar yang berhasil
- membagikan bahan ajar atau strategi belajar kepada rekan guru
- menyediakan bahan bacaan bagi siswa
- membangun portofolio profesional yang bisa Anda tunjukkan
- menjaga pengalaman mengajar agar tidak hilang
Jenis Buku Guru yang Bisa dan Tidak Bisa Mendapat ISBN
Perpusnas hanya memberi ISBN untuk jenis terbitan tertentu, sehingga guru perlu memilih jenis naskah dengan tepat. Rincian lengkapnya ada di informasi resmi Perpusnas.
Yang bisa mendapat ISBN:
- buku ajar dan buku referensi
- buku pengayaan, komik, buku cerita bergambar, dan buku anak
- novel, antologi cerpen, dan puisi yang dijual untuk umum
- buku pengembangan diri dan motivasi
- bunga rampai dari kumpulan book chapter
Yang tidak diberi ISBN:
- diktat
- modul atau panduan praktikum
- tugas sekolah atau kuliah
- laporan internal lembaga
- antologi cetak terbatas untuk dibagikan, bukan dijual
Jika naskah Anda berupa modul atau diktat, susun ulang menjadi buku yang utuh. Tanyakan dulu kepada kami agar Anda tidak salah langkah.
Alur Penerbitan Buku untuk Guru di Greenbook
Alur penerbitan buku untuk guru umumnya terdiri dari enam tahap, mulai dari konsultasi sampai buku siap beredar.
- Konsultasi dan cek jenis naskah. Kami memeriksa apakah naskah Anda bisa mendapat ISBN.
- Kirim naskah final. Naskah itu sudah selesai dan tidak berubah lagi.
- Penyuntingan dan layout. Tim kami merapikan bahasa dan tata letak naskah.
- Desain sampul. Desainer menyiapkan sampul dan file cetak. Lihat jasa desain cover buku kami.
- Pengajuan ISBN. Kami mengajukan berkas lewat akun penerbit. Pelajari jasa pengurusan ISBN.
- Cetak atau ebook. Anda menerima buku sesuai format dalam kesepakatan.
Jika ingin membahas ide buku Anda lebih dulu, tombol berikut membuka jalur konsultasi.
Penerbitan Buku untuk Guru: Mengurus Sendiri atau Lewat Penerbit?
Mengurus sendiri memungkinkan, tetapi lewat penerbit lebih praktis bagi guru yang padat jadwal mengajar. Tabel berikut merangkum perbedaannya.
| Aspek | Mengurus sendiri | Lewat penerbit |
|---|---|---|
| Akun penerbit dan ISBN | Perlu badan usaha penerbit terdaftar untuk mengajukan ISBN | Memakai akun penerbit yang sudah terdaftar |
| Penyuntingan dan layout | Anda kerjakan sendiri di sela jam mengajar | Tim penerbit membantu penyuntingan dan tata letak |
| Berkas pengajuan ISBN | Anda menyiapkan dan memeriksa sendiri | Penerbit memeriksa kelengkapan sebelum mengajukan |
| Sampul dan file cetak | Perlu desainer dan spesifikasi percetakan sendiri | Penerbit menyiapkan sampul dan file cetak |
| Risiko salah jenis naskah | Baru ketahuan saat Perpusnas menolak pengajuan | Jenis naskah dicek sejak konsultasi awal |
Jika Anda sudah punya penerbit sendiri yang terdaftar, mengurus sendiri masuk akal. Namun, jika belum, lewat penerbit menghemat waktu dan mengurangi risiko salah langkah.
Ragu naskah mengajar Anda bisa jadi buku ber-ISBN?
Tidak semua modul atau diktat bisa mendapat ISBN. Diskusi singkat membantu Anda memetakan jenis naskah dan langkah berikutnya sebelum menulis lebih jauh.
Anda bisa mengecek kelayakannya lebih dulu, tanpa komitmen apa pun.
Bahan yang Perlu Disiapkan sebelum Penerbitan Buku untuk Guru
Anda tidak perlu menyiapkan semuanya sekaligus. Namun, bahan yang lengkap mempercepat proses penerbitan.
- naskah final yang sudah Anda periksa ulang
- profil singkat dan foto penulis
- gambaran target pembaca dan jenjang pendidikan
- izin penggunaan foto, gambar, atau karya siswa
- sumber kutipan dan referensi yang Anda pakai
- surat pernyataan keaslian karya untuk pengajuan ISBN
- contoh sampul yang Anda sukai, jika ada
Hak Cipta dan Keaslian Naskah Guru
Naskah guru harus asli dan tidak menjiplak, karena pengajuan ISBN memerlukan surat pernyataan keaslian karya. UU Nomor 28 Tahun 2014 melindungi karya tulis, gambar, dan fotografi. Karena itu, perhatikan hal berikut:
- Tulis ulang gagasan dengan bahasa Anda sendiri.
- Cantumkan sumber setiap kutipan.
- Jangan menyalin materi dari buku teks atau situs lain tanpa izin.
- Minta izin sebelum memuat foto atau karya siswa.
Penjelasan ini bukan nasihat hukum. Tanyakan kepada praktisi hukum untuk persoalan yang rinci.
Biaya Penerbitan Buku untuk Guru: Apa yang Memengaruhi Harganya?
Biaya penerbitan buku untuk guru tidak seragam karena bergantung pada kebutuhan naskah. Faktor yang biasanya memengaruhi biaya:
- jumlah halaman dan kerumitan isi
- kondisi naskah, yaitu perlu penyuntingan ringan atau menyeluruh
- kebutuhan layout, ilustrasi, dan sampul
- format terbit, yaitu cetak atau ebook
- jumlah eksemplar yang Anda cetak
- layanan tambahan seperti pengurusan ISBN
Greenbook menjelaskan rincian biaya lewat konsultasi, sehingga Anda mendapat estimasi yang sesuai dengan naskah Anda.
Kesalahan Umum Guru saat Menerbitkan Buku
Kesalahan umum muncul karena jenis naskah kurang tepat dan aturan belum dicek. Berikut yang paling sering terjadi:
- memilih naskah berupa modul atau diktat yang tidak bisa mendapat ISBN
- menyalin materi dari buku teks atau situs lain
- mengirim naskah yang belum melalui penyuntingan
- mengandalkan buku untuk kenaikan pangkat tanpa mengecek aturan terbaru
- memuat foto atau karya siswa tanpa izin
- memilih penerbit tanpa perjanjian yang jelas
Dengan konsultasi sejak awal, Anda bisa menghindari sebagian besar kesalahan itu.
Greenbook sebagai Mitra Penerbitan Buku untuk Guru
Greenbook mendampingi guru dari naskah sampai buku terbit dengan alur yang transparan. Berikut yang dapat Anda harapkan:
- Anggota IKAPI No. 443/JBA/2022.
- Lebih dari 1.600 buku ber-ISBN sudah kami terbitkan.
- Pendampingan dari penyuntingan, layout, dan sampul sampai ISBN.
- Pengecekan jenis naskah sebelum pengajuan ISBN.
- Rincian biaya jelas di awal.
Kami tidak menjanjikan buku akan menaikkan pangkat atau laris di pasaran. Sebaliknya, kami berfokus pada naskah yang rapi dan proses yang terbuka. Lihat juga jasa penerbitan buku kami.
Untuk naskah akademik seperti buku ajar dan monograf, lihat juga layanan penerbitan buku ilmiah dari Greenbook.
Pertanyaan tentang Penerbitan Buku untuk Guru
Apakah buku guru ber-ISBN masih dihitung untuk kenaikan pangkat?
Untuk PNS guru, skema terbaru menilai angka kredit dari predikat kinerja dan mensyaratkan uji kompetensi untuk kenaikan jenjang. Jadi buku bukan komponen angka kredit seperti pada skema lama. Cek ketentuan terbaru ke dinas pendidikan atau BKD.
Apakah modul ajar atau diktat bisa mendapat ISBN?
Perpusnas tidak memberi ISBN untuk diktat dan modul. Namun, Anda dapat menyusun ulang naskah menjadi buku yang utuh. Konsultasikan dulu jenis naskah Anda kepada kami.
Berapa lama proses penerbitan buku guru?
Durasinya bergantung pada kondisi naskah, kecepatan revisi, dan format terbit. Naskah yang rapi mempercepat proses. Estimasi untuk naskah Anda kami sampaikan lewat konsultasi.
Apakah guru honorer atau guru swasta bisa menerbitkan buku?
Bisa. Penulis dari berbagai status dapat mengajukan lewat penerbit, selama jenis naskahnya memenuhi syarat ISBN. Kami membantu memeriksa kelayakan itu di awal.
Apakah foto atau karya siswa boleh dimuat di buku?
Sebaiknya Anda meminta izin tertulis dari siswa atau orang tua atau wali. Izin ini melindungi hak siswa dan menjaga Anda dari masalah hukum. Sertakan juga nama pembuat karya jika ada.
Diskusikan Ide Buku Anda bersama Greenbook
Punya pengalaman mengajar yang layak dibukukan?
Ceritakan ide dan bahan Anda. Kami bantu memetakan jenis buku, alur penerbitan, dan kebutuhan dokumen, tanpa ikatan apa pun.

















