Publikasi Buku

Buku Monograf INOVASI PENGEMBANGAN KELOR (Moringa Oleifera Lam.) KOMBINASI JAHE MERAH (Zingiber Officinale Roscoe) MENJADI PRODUK TEH CELUP SEBAGAI ANTIOKSIDAN ALAMI

Rp98.000

Deskripsi

Buku Monograf

INOVASI PENGEMBANGAN KELOR  (Moringa Oleifera Lam.) KOMBINASI  JAHE MERAH (Zingiber Officinale Roscoe) MENJADI PRODUK TEH CELUP SEBAGAI ANTIOKSIDAN ALAMI

ISBN:
 

Penulis:

Priska Ernestina Tenda, SF.,Apt.,M.Sc

Maria Hilaria, S.Si, S.Farm,Apt, M.Si

Faizal R.Soeharto, S.Si.,M.K.K.K

Yorida F. Maakh,S.Si.,Apt.,MSc

Yulius Baki Korassa ,S.Farm.,Apt.,M.Si

Editor:

Dedy Setiawan

Komarudin

Penyunting:

Komarudin

Penerbit:

CV. Green Publisher Indonesia

Jumlah Halaman:

63 Halaman

*Sinopsis*

Salah satu sumber antioksidan yang mudah ditemui terutama hampir di semua daerah di Provinsi NTT adalah daun kelor. Selain daun kelor, penggunaan jahe merah juga marak digunakan  dan juga dapat menekan rasa langu dari daun kelor. Dalam penyajiannya daun kelor dan dikombinasikan dengan jahe merah dapat diolah menjadi minuman olahan yang praktis, salah satunya adalah teh celup. Buku   ini bertujuan untuk mengembangkan kelor antioksidan dalam bentuk sediaan  teh  celup  herbal  dengan  kombinasi  jahe  merah  dan  kulit  jeruk  nipis  Metode Buku  yang digunakan adalah metode Buku eksperimen.  Rancangan Buku yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari   6 perlakuan yang berbeda meliputi: F1 kelor 1g; F2 kelor 2 g; F3 kelor 3 g, F4 kelor : jahe = 3:1; F5  kelor : jahe =2:1; F6 kelor : jahe = 1:1. Masing-masing perlakuan diulang sebanyak tiga kali sehingga diperoleh   18   unit   percobaan.   Analisis statistik uji kualitas dan aktivitas antioksidan menggunakan One Way ANOVA kemudian dilanjutkan dengan uji post heoc menggunakan LSD. Hasil uji kadar air menunjukkan bahwa keenam formula memenuhi nilai persyaratan yang ditetapkan Standar Nasional Indonesia (SNI) dengan kisaran 3,86% hingga 4,29% dan penambahan jahe tidak berpengaruh terhadap kadar air (sig > 0,05) namun berpengaruh terhadap peningkatan kadar abu dengan kisaran kadar abu 8,65%-9,98%b/b. Hasil uji hedonik menunjukkan panelis lebih menyukai F3 sebesar 86% dibandingkan formula lainnya  dari aspek warna, namun dari aspek aroma dan rasa panelis lebih menyukai F6 sebesar 82%. Penambahan jahe merah pada F4,F5 dan F6 berpengaruh nyata terhadap tingkat kesukaan panelis (sig < 0,05). Nilai IC50 untuk uji aktivitas antioksidan tertinggi pada F6 sebesar 59,31 ± 0,135 ppm dan penambahan jahe merah secara signifikan meningkatkan aktivitas antioksidan produk teh kelor (sig < 0,05). Produk teh kelor dengan penambahan jahe merah pada F6 berpotensi untuk dikembangkan sebagai minuman teh herbal sebagai antioksidan alami.

Ulasan

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama memberikan ulasan “Buku Monograf INOVASI PENGEMBANGAN KELOR (Moringa Oleifera Lam.) KOMBINASI JAHE MERAH (Zingiber Officinale Roscoe) MENJADI PRODUK TEH CELUP SEBAGAI ANTIOKSIDAN ALAMI”