Jasa

Cara Menjadi Dropshipper Buku

Cara Menjadi Dropshipper Buku merupakan salah satu sebuah model untuk memasarkan produk yang sedang populer, karena perkembangan pada e-commerce serta di media sosial.

Dropship merupakan salah satu sistem penjualan ketika penjual atau yang biasa disebut dropshipper hanya memperlukan untuk mengiklankan serta menjual barang dari pihak lain tanpa perlu membeli barang atau menyetok barang.

Baca Juga : Cara Mudah Memahami Membaca Buku

10 Cara Menjadi Dropshipper Buku

Berikut cara mudah untuk menjadi dropshipper buku:

1. Melakukan Riset Supplier Atau Pemasok Barang

Langkah yang pertama adalah paling penting untuk melakukan yaitu dengan melakukan riset pada supplier atau pemasok barang yang nantinya akan dijual. Kenapa perlu melakukan riset terlebih dahulu?

Karena hal ini untuk calon dropship tidak memiliki produk untuk dijual atau dipasarkan, sehingga step pertama adalah step penting untuk mengetahui jenis produk maupun kualitas produk yang akan dijual.

Untuk mendapatkan gambaran tentang supplier yang baik, berikut merupakan kriteria yang dapat dijadikan sebagai acuan.

  • Terpercaya
  • Harga yang ditawarkan
  • Produk
  • Kecepatan Respon
  • Ketersediaan Stock
  • Sistem

2. Menentukan Produk serta Niche

Setelah menentukan supplier yang cocok dengan kriteria yang telah dijelaskan, bahwa dropshiper dapat dilakukan kurasi pada produk yang akan dijual.

Padahal, pada step pertama, dropshiper tentu telah mempunyai gambaran produk yang akan dijual. Maka dari itu, supplier yang tersisa sesuai dengan kriteria adalah supplier yang juga memproduksi barang keinginan dropshiper untuk dijual.

3. Mendaftarkan Diri sebagai Dropshipper

Step ketiga adalah langkah utama untuk menjadi dropshiper, yakni dengan mendaftarkan diri sebagai dropshipper pada supplier pertama yang sudah dipilih.

Keika sudah mendaftarkan diri, umumnya supplier akan memberikan penjelasan mengenai sistem pemesanan produk, update katalog barang, proses pengiriman serta hal-hal teknis lainnya. Maka dari itu, beberapa supplier mungkin akan memasukan dropshipper baru ke sesama dropshiper agar lebih mudah ketika supplier ketika ingin memberikan info tentang produk baru lain sebagainya.

Selanjutnya apabila supplier meminta biaya registrasi, maka pastikanlah biaya registrasi yang diminta sebanding dengan pelayanan yang akan didapatkan ketika menjadi dropshiper supplier tersebut.

4. Membangun Brand Untuk Toko Online

Ketika sudah resmi menjadi dropshipper, mulailah untuk membangun toko online supaya jangkauan kepada konsumen lebih jauh. Pada saat ini, membangun toko online tidaklah repot, karena banyak e-commerce yang menyediakan beragam kemudahan untuk pemilik bisnis yang ingin membuka toko onlinenya di e-commerce tersebut.

Ada beberapa hal yang perlu dilakukan oleh dropshipper yang ingin membangun toko online agar mudah dikenali oleh konsumen.

  • Nama brand, tahapan pertama merupakan memikirkan nama brand yang nantinya akan menjadi identitas untuk toko dropshiper dan menggambarkan produk seperti apa sih yang dijual di toko tersebut. Maka dari itu, pikirkanlah nama brand yang dapat merepresentasikan toko dropshiper dengan baik.
  • Membuat logo, selain nama brand logo adalah identitas toko yang dapat menggambarkan suatu toko pula. Pada umumya, logo akan menggambarkan visi dan misi serta filosofi dari toko tersebut.
  • Membranding toko online, caranya seperti dengan menentukan konten yang akan diposing di sosial media. Selain itu konten jualan, konten lain tentu penting untuk diupload supaya konsumen tidak merasa bosan dengan postingan jualan saja. Tentukan juga pola warna, gaya bahasa, font dan lainnya.

5. Menyiapkan Elemen Visual Sebagai Media Promosi

Elemen visual adalah dari ujung tombak untuk modal jualan online. Gambar yang menarik serta berkualitas tinggi akan menarik banyak pelanggan yang akan datang.

Usahakan untuk menyertakan foto produk secara jelas serta detail, maka dari itu calon konsumen akan lebih mudah melihat atau menggambarkan produk asli dengan yang ada di foto. Selain foto yang baik, dan jangan lupa untuk menambahkan beberapa elemen yang dapat mencirikan brand untuk toko online dropshiper.

Baca Juga : Alasan Penerbit Menolak Naskah Buku

6. Melakukan Pengaturan Pada Toko Online

Ada juga bermacam-macam e-commerce yang dapat dijadikan pilihan sebagai tempat untuk membangun toko online dropshiper. Pilihlah salah satu atau beberapa e-commerce untuk membangun toko online dan lakukanlah setup atau pengaturan sesuai dengan kebijakan pada e-commerce tersebut untuk membangun toko online.

Tambahkan juga informasi penting mengenai toko online dropshiper, contohnya kontak, alamat, jam operasional toko hingga deskripsi produk yang dijual.

7. Melakukan Analisis Pasar

Seperti hal yang melakukan riset untuk supplier, lakukan pula riset untuk target market serta kompetitor yang menjual produk serupa dengan toko dropshiper.

Cobalah untuk mencari karakter konsumen dan temukan juga pola komunikasi hingga gaya pendekatan yang cocok untuk konsumen. Data-data tersebut dapat menjadi acuan untuk dropshiper dalam menjalankan pemasaran produknya.

Ketika melakukan analisis kompetitor bisnis, dropshiper dapat menemukan informasi terkait strategi pemasaran yang digunakan oleh kompetitor. Habis itu, kalian carilah kelebihan maupun kelemahan dari strategi pemasaran tersebut.

8. Optimalkan Pemasaran Pada Sosial Media Di Toko Online

Foto adalah salah satu faktor penting yang dapat menarik untuk konsumen pada akhirnya memutuskan membeli produk jualan dropshiper. Tetapi, tentu saja foto bukanlah satu-satunya faktor yang menjadi pendorong untuk menjual produk dropshiper.

Maka dari itu, dropshiper perlu lebih aktif dalam melakukan pemasaran produk. Contohnya untuk mengoptimalkan sosial media sebagai salah satu media pemasaran online selain melalui e-commerce.

Bagaimana cara untuk mengoptimalkan pemasaran di sosial media? Manfaatkanlah seluruh fitur yang telah disediakan oleh sosial media tersebut. Contohnya Whatsapp, Instagram dan Facebook yang menyediakan fitur stories untuk penggunaannya.

9. Membuat Website

Untuk Membuat website sebagai pendukung untuk memasarkan produk dapat membantu mengoptimalkan penjualan. Website dapat pula dijadikan sebagai faktor konsumen untuk mempercayai maka toko online yang dibangun oleh dropshiper akan berkualitas serta bukanlah toko tipuan.

Agar menampilkan maka toko dropshiper adalah toko yang berkualitas, bahwa pastikanlah untuk membuat website yang berkualitas dan terlihat professional. Pastikan sistem pada website tersebut mudah untuk diakses melalui ponsel genggam maupun personal computer.

Semakin mudah dan terlihat professional, maka semakin yakin pada konsumen bahwa toko online dropshiper adalah toko yang menjual barang berkualitas.

10. Aplikasikanlah Strategi Promosi

Step terakhir adalah bagian dari strategi marketing yang dapat meningkatkan awareness konsumen terhadap brand serta produk yang akan dijual di toko online dropshiper. Namun, untuk mendorong penjualan pada toko online, dropshiper perlu strategi pemasaran tambahan.

Promosi adalah salah satu strategi yang sangatlah wajar dan lazim pada saat digunakan untuk mendorong peningkatan penjualan produk. Ada juga beberapa contoh yang dapat diterapkan sebagai strategi promosi agar dapat mendorong penjualan dropshiper.

Kesimpulan

Nah, cukup sampai sini saja pembahasan kita kali ini Cara Menjadi Dropshipper Buku. Semoga ini bisa berguna dan bermanfaat bagi rekan-rekan semua. Terimakasih!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Latest Blog