{"id":8209,"date":"2025-01-20T10:19:54","date_gmt":"2025-01-20T03:19:54","guid":{"rendered":"https:\/\/greenbook.id\/?post_type=product&#038;p=8209"},"modified":"2025-02-05T10:50:13","modified_gmt":"2025-02-05T03:50:13","slug":"inkonsistensi-penerapan-sanksi-pidana-pada-undang-undang-perkebunan","status":"publish","type":"product","link":"https:\/\/greenbook.id\/blog\/product\/inkonsistensi-penerapan-sanksi-pidana-pada-undang-undang-perkebunan\/","title":{"rendered":"Inkonsistensi Penerapan Sanksi Pidana Pada  Undang-Undang Perkebunan"},"content":{"rendered":"<p><strong>Inkonsistensi Penerapan Sanksi Pidana Pada Undang-Undang <\/strong><br \/>\n<strong>Perkebunan<\/strong><br \/>\nDr. Jhon Tyson Pelawi S.H., M.H<br \/>\nProf. Dr. Ismansyah, S.H., M.H<br \/>\nDr. Marlina, S.H. M.Hum<br \/>\nDesain Cover:<br \/>\nRadin Surya<br \/>\nTata Letak:<br \/>\nIda Farida<br \/>\nEditor:<br \/>\nIda Farida<br \/>\nISBN: 978-623-8709-71-7<\/p>\n<p>Jumlah Halaman: 253<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Lahan sebagai modal dasar untuk menjalankan usaha perkebunan sehingga pengelolaan lahan perkebunan dan penegakan hukum atas penyalahgunaan lahan perkebunan harus didasarkan pada prinsip kehati-hatian dan keadilan tanpa mengabaikan nilai-nilai yang hidup di dalam masyarakat. Usaha perkebunan menjadi salah satu usaha yang memberikan kontribusi besar dalam meningkatkan perekonomian negara. Banyaknya penggunaan lahan perkebunan secara tidak sah pada usaha perkebunan baik yang dikelola oleh individu maupun badan usaha memicu terjadinya konflik antara masyarakat dan perusahaan. Buku ini membahas tentang bagaimana aturan hukum tentang pengelolaan fungsi dan pemanfaatan lahan perkebunan serta penegakan hukum terhadap pelaku penggunaan lahan perkebunan secara tidak sah. Sanksi pidana yang dirumuskan dalam Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2014 Tentang Perkebunan menimbulkan perbedaan penafsiran dalam penerapan hukumnya, sehingga terjadinya inkonsistensi penerapan sanksi pidana terhadap penggunaan lahan perkebunan secara tidak sah. Diperlukannya rumusan yang jelas terhadap unsur-unsur pada Pasal 107, yaitu penggolongan perbuatan pidana penggunaan lahan perkebunan secara tidak sah, dan syarat-syarat yang memenuhi unsur penggunaan lahan perkebunan secara tidak sah sehingga penerapan sanksi pidana dapat optimal dan memenuhi rasa keadilan yang bertujuan agar tercapainya Pembangunan usaha perkebunan yang\u00a0berkelanjutan.<\/p>\n","protected":false},"featured_media":8211,"comment_status":"open","ping_status":"closed","template":"","meta":[],"product_brand":[],"product_cat":[15],"product_tag":[],"class_list":["post-8209","product","type-product","status-publish","has-post-thumbnail","product_cat-buku-monograf","first","instock","shipping-taxable","purchasable","product-type-simple"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.5 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Inkonsistensi Penerapan Sanksi Pidana Pada Undang-Undang Perkebunan - Greenbook<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/greenbook.id\/blog\/product\/inkonsistensi-penerapan-sanksi-pidana-pada-undang-undang-perkebunan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Inkonsistensi Penerapan Sanksi Pidana Pada Undang-Undang Perkebunan - Greenbook\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Lahan sebagai modal dasar untuk menjalankan usaha perkebunan sehingga pengelolaan lahan perkebunan dan penegakan hukum atas penyalahgunaan lahan perkebunan harus didasarkan pada prinsip kehati-hatian dan keadilan tanpa mengabaikan nilai-nilai yang hidup di dalam masyarakat. Usaha perkebunan menjadi salah satu usaha yang memberikan kontribusi besar dalam meningkatkan perekonomian negara. Banyaknya penggunaan lahan perkebunan secara tidak sah pada usaha perkebunan baik yang dikelola oleh individu maupun badan usaha memicu terjadinya konflik antara masyarakat dan perusahaan. Buku ini membahas tentang bagaimana aturan hukum tentang pengelolaan fungsi dan pemanfaatan lahan perkebunan serta penegakan hukum terhadap pelaku penggunaan lahan perkebunan secara tidak sah. Sanksi pidana yang dirumuskan dalam Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2014 Tentang Perkebunan menimbulkan perbedaan penafsiran dalam penerapan hukumnya, sehingga terjadinya inkonsistensi penerapan sanksi pidana terhadap penggunaan lahan perkebunan secara tidak sah. Diperlukannya rumusan yang jelas terhadap unsur-unsur pada Pasal 107, yaitu penggolongan perbuatan pidana penggunaan lahan perkebunan secara tidak sah, dan syarat-syarat yang memenuhi unsur penggunaan lahan perkebunan secara tidak sah sehingga penerapan sanksi pidana dapat optimal dan memenuhi rasa keadilan yang bertujuan agar tercapainya Pembangunan usaha perkebunan yang\u00a0berkelanjutan.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/greenbook.id\/blog\/product\/inkonsistensi-penerapan-sanksi-pidana-pada-undang-undang-perkebunan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Greenbook\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-02-05T03:50:13+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/greenbook.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/Picture1-714x1024.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"714\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1024\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"1 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/greenbook.id\\\/blog\\\/product\\\/inkonsistensi-penerapan-sanksi-pidana-pada-undang-undang-perkebunan\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/greenbook.id\\\/blog\\\/product\\\/inkonsistensi-penerapan-sanksi-pidana-pada-undang-undang-perkebunan\\\/\",\"name\":\"Inkonsistensi Penerapan Sanksi Pidana Pada Undang-Undang Perkebunan - Greenbook\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/greenbook.id\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/greenbook.id\\\/blog\\\/product\\\/inkonsistensi-penerapan-sanksi-pidana-pada-undang-undang-perkebunan\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/greenbook.id\\\/blog\\\/product\\\/inkonsistensi-penerapan-sanksi-pidana-pada-undang-undang-perkebunan\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/greenbook.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/01\\\/Picture1.png\",\"datePublished\":\"2025-01-20T03:19:54+00:00\",\"dateModified\":\"2025-02-05T03:50:13+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/greenbook.id\\\/blog\\\/product\\\/inkonsistensi-penerapan-sanksi-pidana-pada-undang-undang-perkebunan\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/greenbook.id\\\/blog\\\/product\\\/inkonsistensi-penerapan-sanksi-pidana-pada-undang-undang-perkebunan\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/greenbook.id\\\/blog\\\/product\\\/inkonsistensi-penerapan-sanksi-pidana-pada-undang-undang-perkebunan\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/greenbook.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/01\\\/Picture1.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/greenbook.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/01\\\/Picture1.png\",\"width\":1279,\"height\":1834},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/greenbook.id\\\/blog\\\/product\\\/inkonsistensi-penerapan-sanksi-pidana-pada-undang-undang-perkebunan\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/greenbook.id\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Inkonsistensi Penerapan Sanksi Pidana Pada Undang-Undang Perkebunan\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/greenbook.id\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/greenbook.id\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Greenbook\",\"description\":\"Pusatnya Buku Online\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/greenbook.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/greenbook.id\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/greenbook.id\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Greenbook\",\"url\":\"https:\\\/\\\/greenbook.id\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/greenbook.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/greenbook.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/03\\\/GREENBOOK-TRANSPARAN-02-2048x779-1.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/greenbook.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/03\\\/GREENBOOK-TRANSPARAN-02-2048x779-1.png\",\"width\":2048,\"height\":779,\"caption\":\"Greenbook\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/greenbook.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Inkonsistensi Penerapan Sanksi Pidana Pada Undang-Undang Perkebunan - Greenbook","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/greenbook.id\/blog\/product\/inkonsistensi-penerapan-sanksi-pidana-pada-undang-undang-perkebunan\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Inkonsistensi Penerapan Sanksi Pidana Pada Undang-Undang Perkebunan - Greenbook","og_description":"Lahan sebagai modal dasar untuk menjalankan usaha perkebunan sehingga pengelolaan lahan perkebunan dan penegakan hukum atas penyalahgunaan lahan perkebunan harus didasarkan pada prinsip kehati-hatian dan keadilan tanpa mengabaikan nilai-nilai yang hidup di dalam masyarakat. Usaha perkebunan menjadi salah satu usaha yang memberikan kontribusi besar dalam meningkatkan perekonomian negara. Banyaknya penggunaan lahan perkebunan secara tidak sah pada usaha perkebunan baik yang dikelola oleh individu maupun badan usaha memicu terjadinya konflik antara masyarakat dan perusahaan. Buku ini membahas tentang bagaimana aturan hukum tentang pengelolaan fungsi dan pemanfaatan lahan perkebunan serta penegakan hukum terhadap pelaku penggunaan lahan perkebunan secara tidak sah. Sanksi pidana yang dirumuskan dalam Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2014 Tentang Perkebunan menimbulkan perbedaan penafsiran dalam penerapan hukumnya, sehingga terjadinya inkonsistensi penerapan sanksi pidana terhadap penggunaan lahan perkebunan secara tidak sah. Diperlukannya rumusan yang jelas terhadap unsur-unsur pada Pasal 107, yaitu penggolongan perbuatan pidana penggunaan lahan perkebunan secara tidak sah, dan syarat-syarat yang memenuhi unsur penggunaan lahan perkebunan secara tidak sah sehingga penerapan sanksi pidana dapat optimal dan memenuhi rasa keadilan yang bertujuan agar tercapainya Pembangunan usaha perkebunan yang\u00a0berkelanjutan.","og_url":"https:\/\/greenbook.id\/blog\/product\/inkonsistensi-penerapan-sanksi-pidana-pada-undang-undang-perkebunan\/","og_site_name":"Greenbook","article_modified_time":"2025-02-05T03:50:13+00:00","og_image":[{"width":714,"height":1024,"url":"https:\/\/greenbook.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/Picture1-714x1024.png","type":"image\/png"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Estimasi waktu membaca":"1 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/greenbook.id\/blog\/product\/inkonsistensi-penerapan-sanksi-pidana-pada-undang-undang-perkebunan\/","url":"https:\/\/greenbook.id\/blog\/product\/inkonsistensi-penerapan-sanksi-pidana-pada-undang-undang-perkebunan\/","name":"Inkonsistensi Penerapan Sanksi Pidana Pada Undang-Undang Perkebunan - Greenbook","isPartOf":{"@id":"https:\/\/greenbook.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/greenbook.id\/blog\/product\/inkonsistensi-penerapan-sanksi-pidana-pada-undang-undang-perkebunan\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/greenbook.id\/blog\/product\/inkonsistensi-penerapan-sanksi-pidana-pada-undang-undang-perkebunan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/greenbook.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/Picture1.png","datePublished":"2025-01-20T03:19:54+00:00","dateModified":"2025-02-05T03:50:13+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/greenbook.id\/blog\/product\/inkonsistensi-penerapan-sanksi-pidana-pada-undang-undang-perkebunan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/greenbook.id\/blog\/product\/inkonsistensi-penerapan-sanksi-pidana-pada-undang-undang-perkebunan\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/greenbook.id\/blog\/product\/inkonsistensi-penerapan-sanksi-pidana-pada-undang-undang-perkebunan\/#primaryimage","url":"https:\/\/greenbook.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/Picture1.png","contentUrl":"https:\/\/greenbook.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/Picture1.png","width":1279,"height":1834},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/greenbook.id\/blog\/product\/inkonsistensi-penerapan-sanksi-pidana-pada-undang-undang-perkebunan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/greenbook.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Inkonsistensi Penerapan Sanksi Pidana Pada Undang-Undang Perkebunan"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/greenbook.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/greenbook.id\/blog\/","name":"Greenbook","description":"Pusatnya Buku Online","publisher":{"@id":"https:\/\/greenbook.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/greenbook.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/greenbook.id\/blog\/#organization","name":"Greenbook","url":"https:\/\/greenbook.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/greenbook.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/greenbook.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/GREENBOOK-TRANSPARAN-02-2048x779-1.png","contentUrl":"https:\/\/greenbook.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/GREENBOOK-TRANSPARAN-02-2048x779-1.png","width":2048,"height":779,"caption":"Greenbook"},"image":{"@id":"https:\/\/greenbook.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/greenbook.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/product\/8209","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/greenbook.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/product"}],"about":[{"href":"https:\/\/greenbook.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/product"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/greenbook.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8209"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/greenbook.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8211"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/greenbook.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8209"}],"wp:term":[{"taxonomy":"product_brand","embeddable":true,"href":"https:\/\/greenbook.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/product_brand?post=8209"},{"taxonomy":"product_cat","embeddable":true,"href":"https:\/\/greenbook.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/product_cat?post=8209"},{"taxonomy":"product_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/greenbook.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/product_tag?post=8209"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}